October DealsAmazon USOctober deal check: compare before you payAmazon US: current deals, useful picks and tech finds.Check DealsWindows FixRecommendedWindows errors stealing your time? Find the fix fastScan stability, cleanup and performance issues.Fix NowOctober DealsAmazon USDeal season is back - check today's better picksAmazon US: current deals, useful picks and tech finds.See Picks×
Skip to content
Entry 695Filed under Breeding

Modul Ajar Ipas Kelas 3 (Siklus Hidup Hewan) Kurikulum Merdeka

Contoh modul ajar IPAS kelas 3 Fase B tentang siklus hidup hewan dengan tujuan pembelajaran, aktivitas kartu urutan, simulasi, LKPD, asesmen, dan rubrik yang siap disesuaikan guru.
6-minute read By Animalso Team
Special offer. See more information about Outbyte and uninstall instructions. Please review EULA and Privacy policy.

Modul ajar IPAS kelas 3 tentang siklus hidup hewan sebaiknya tidak berhenti pada hafalan urutan telur–ulat–kepompong–kupu-kupu. Peserta didik perlu mengamati perbedaan pertumbuhan hewan, menyusun tahapan dalam bagan atau kartu, lalu menjelaskan hasilnya dengan bahasa sendiri.

Contoh berikut disusun untuk kelas III SD, Fase B, dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Guru dapat mengubah hewan contoh, durasi, media, dan bentuk asesmennya sesuai kondisi sekolah serta pengalaman peserta didik.

Landasan pembelajaran

Kelas III termasuk Fase B. Pada IPAS Fase B, peserta didik diarahkan untuk membuat simulasi menggunakan bagan atau alat bantu sederhana tentang siklus hidup makhluk hidup. Karena itu, kegiatan belajar perlu menghasilkan karya atau demonstrasi, bukan hanya lembar jawaban.

Modul ajar tidak memiliki satu format nasional yang wajib disalin persis. Guru dapat menyusun, memilih, dan memodifikasi perangkat ajar. Komponen minimum yang perlu terlihat adalah tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, dan asesmen.

Special offer. See more information about Outbyte and uninstall instructions. Please review EULA and Privacy policy.

Contoh identitas modul ajar

Komponen Contoh isi
Satuan pendidikan SD/MI
Mata pelajaran IPAS
Kelas/Fase III/Fase B
Topik Siklus hidup hewan
Alokasi waktu 2 pertemuan, masing-masing dapat disesuaikan, misalnya 2 × 35 menit
Model pembelajaran Pembelajaran berbasis pengamatan dan kerja kelompok
Produk akhir Bagan, kartu urutan, roda siklus, atau model sederhana

Tujuan pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. menjelaskan arti siklus hidup dengan kalimat sendiri;
  2. mengurutkan tahap kehidupan beberapa hewan dari awal hingga dewasa;
  3. membedakan hewan yang bentuk anaknya mirip dengan hewan dewasa dan hewan yang mengalami perubahan bentuk mencolok;
  4. membuat bagan atau simulasi sederhana siklus hidup hewan; dan
  5. menceritakan hasil simulasi secara lisan atau tertulis.

Tujuan tersebut merupakan tujuan pembelajaran yang diturunkan dari capaian pembelajaran, bukan pengganti CP. Guru tetap perlu menyesuaikannya dengan alur tujuan pembelajaran sekolah.

Materi inti

1. Pengertian siklus hidup

Siklus hidup adalah rangkaian tahap yang dilalui makhluk hidup sejak lahir atau menetas, tumbuh, menjadi dewasa, berkembang biak, kemudian menghasilkan keturunan. Siklus disebut berulang karena hewan dewasa dapat menghasilkan individu baru.

2. Hewan dengan perubahan bentuk yang tidak mencolok

Pada ayam, misalnya, anak ayam dan ayam dewasa memiliki bentuk tubuh dasar yang mirip. Anak ayam tumbuh menjadi ayam muda lalu ayam dewasa. Kucing juga lahir sebagai anak kucing, kemudian tumbuh menjadi kucing dewasa tanpa melalui tahap kepompong.

Special offer. See more information about Outbyte and uninstall instructions. Please review EULA and Privacy policy.

Contoh urutan yang dapat digunakan:

Ayam: telur → anak ayam → ayam muda → ayam dewasa.

Kucing: anak kucing → kucing muda → kucing dewasa.

3. Hewan dengan metamorfosis

Metamorfosis adalah perubahan bentuk yang terjadi selama pertumbuhan. Pada kupu-kupu, urutannya adalah telur → ulat atau larva → kepompong atau pupa → kupu-kupu dewasa.

Katak mengalami urutan telur → berudu → katak muda → katak dewasa. Belalang mengalami telur → nimfa → belalang dewasa. Contoh-contoh ini membantu peserta didik melihat bahwa siklus hidup tidak selalu memiliki jumlah tahap dan bentuk yang sama.

Special offer. See more information about Outbyte and uninstall instructions. Please review EULA and Privacy policy.

Media dan sumber belajar

  • kartu bergambar tahapan siklus hidup;
  • gambar hewan dari lingkungan sekitar;
  • kertas karton atau kertas bekas;
  • pensil warna, gunting, dan lem;
  • tali atau panah untuk menunjukkan urutan;
  • video pendek yang sesuai usia, jika tersedia;
  • hewan peliharaan atau pengamatan lingkungan secara aman, tanpa menangkap atau mengganggu hewan.

Hewan yang dipilih tidak harus kupu-kupu atau katak. Ayam, ikan, kucing, kelinci, nyamuk, dan belalang dapat digunakan selama tahapannya dapat dijelaskan dengan benar. Untuk pembelajaran yang dekat dengan kehidupan peserta didik, guru dapat menanyakan perubahan anak kucing, ikan di kolam, atau ayam di sekitar rumah.

Langkah-langkah pembelajaran

Pertemuan 1: mengenali dan mengurutkan tahapan

Pendahuluan

  1. Guru menampilkan dua gambar, misalnya anak ayam dan ayam dewasa atau ulat dan kupu-kupu.
  2. Peserta didik menjawab pertanyaan: “Apakah bentuk hewan ketika kecil selalu sama dengan ketika dewasa?”
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menjelaskan bahwa setiap kelompok akan membuat urutan siklus hidup.

Kegiatan inti

  1. Peserta didik mengamati gambar atau video beberapa hewan.
  2. Guru membagikan kartu tahapan dalam keadaan acak.
  3. Dalam kelompok, peserta didik mengidentifikasi gambar, mendiskusikan urutan, dan menempelkan kartu dari tahap awal sampai dewasa.
  4. Setiap kelompok menuliskan alasan mengapa kartu tersebut ditempatkan pada posisi tertentu.
  5. Kelompok mempresentasikan hasil sementara. Guru meluruskan kesalahan, misalnya anggapan bahwa ulat dan kupu-kupu adalah dua jenis hewan yang berbeda.

Penutup

  1. Peserta didik menyebutkan satu hal baru yang dipelajari.
  2. Guru memberi pertanyaan singkat: “Apa perbedaan siklus hidup ayam dan kupu-kupu?”
  3. Guru mengumpulkan hasil pengurutan sebagai asesmen formatif.

Pertemuan 2: membuat simulasi dan menjelaskan hasil

  1. Setiap kelompok memilih satu hewan.
  2. Kelompok membuat bagan, roda siklus, kartu yang dihubungkan dengan tali, atau diorama sederhana.
  3. Produk harus menunjukkan nama setiap tahap dan arah perubahannya.
  4. Setiap anggota mendapat peran, misalnya menggambar, menulis, menyusun, atau menjadi penyaji.
  5. Kelompok menjelaskan siklus hidup di depan kelas atau melalui galeri karya.
  6. Kelompok lain memberikan satu pertanyaan atau tanggapan.
  7. Guru memberi umpan balik berdasarkan ketepatan urutan, konsep, dan kemampuan menjelaskan.

Contoh LKPD singkat

Nama hewan: ………………………………

  1. Gambarkan atau tempelkan tahap pertama siklus hidup hewan tersebut.
  2. Urutkan semua tahap sampai hewan dewasa.
  3. Apakah bentuk anak hewan mirip dengan bentuk dewasanya? Jelaskan.
  4. Apakah hewan tersebut mengalami metamorfosis? Berikan alasan.
  5. Ceritakan siklus hidupnya dalam tiga sampai lima kalimat.

Untuk peserta didik yang masih kesulitan membaca, LKPD dapat menggunakan gambar dan pilihan kata. Guru juga dapat menyediakan kartu istilah seperti telur, larva, pupa, nimfa, dan dewasa.

Asesmen pembelajaran

Asesmen diagnostik

Lakukan sebelum kegiatan inti dengan pertanyaan lisan atau gambar:

  • Dari mana anak ayam berasal?
  • Apakah ulat dan kupu-kupu merupakan hewan yang berbeda?
  • Apakah semua hewan mengalami perubahan bentuk yang sama?

Jawaban peserta didik membantu guru menentukan apakah perlu mengulang konsep lahir, tumbuh, dan dewasa sebelum membahas metamorfosis.

Special offer. See more information about Outbyte and uninstall instructions. Please review EULA and Privacy policy.

Asesmen formatif

Selama kerja kelompok, guru mengamati kemampuan peserta didik dalam:

  • mengidentifikasi gambar;
  • mengurutkan tahapan;
  • menggunakan istilah secara tepat;
  • menjelaskan alasan urutan; dan
  • bekerja sama.

Asesmen sumatif

Produk akhir dapat berupa bagan siklus hidup, kartu urutan, roda siklus, diorama, atau presentasi. Contoh rubrik sederhana berikut dapat digunakan.

Aspek 4 3 2 1
Ketepatan konsep Semua tahap benar dan lengkap Ada satu kekeliruan kecil Ada beberapa tahap kurang tepat Konsep belum terlihat
Urutan Urut dari awal sampai dewasa Ada satu tahap tertukar Beberapa tahap tertukar Belum dapat mengurutkan
Produk Jelas, rapi, dan mudah dibaca Cukup jelas dengan sedikit kekurangan Informasi sulit dibaca Produk belum selesai
Komunikasi Menjelaskan lancar dengan istilah tepat Menjelaskan dengan sedikit bantuan Penjelasan masih terbatas Belum mampu menjelaskan
Kolaborasi Semua anggota berperan Sebagian besar anggota berperan Hanya beberapa anggota aktif Belum menunjukkan kerja sama

Nilai tidak harus hanya berasal dari produk. Kemampuan mengurutkan, menjelaskan, dan bekerja sama juga penting karena CP menargetkan simulasi dan komunikasi pemahaman.

Pengayaan, remedial, dan diferensiasi

Pengayaan

Peserta didik yang sudah menguasai materi dapat membandingkan tiga hewan, membuat kuis kartu untuk kelompok lain, atau mencari persamaan dan perbedaan siklus hidup ikan, ayam, dan kupu-kupu.

Special offer. See more information about Outbyte and uninstall instructions. Please review EULA and Privacy policy.

Remedial

Gunakan empat kartu berukuran besar dengan gambar yang jelas. Mulai dari dua tahap sederhana, seperti anak kucing dan kucing dewasa, kemudian tambahkan tahap lain. Guru dapat memberi kalimat bantuan: “Pertama …, kemudian …, setelah itu …, akhirnya ….”

Diferensiasi

  • Konten: sediakan gambar, bacaan pendek, atau video sesuai kebutuhan.
  • Proses: izinkan peserta didik bekerja berpasangan sebelum masuk kelompok besar.
  • Produk: peserta didik boleh memilih bagan, gambar berurutan, model, atau penjelasan lisan.

Kesalahan konsep yang perlu dihindari

  1. Menyamakan siklus hidup dengan metamorfosis. Metamorfosis hanya salah satu pola perubahan dalam siklus hidup.
  2. Mengajarkan semua hewan mengalami perubahan bentuk yang mencolok. Anak ayam, anak kucing, dan hewan lain dapat tumbuh tanpa tahap larva atau kepompong.
  3. Hanya menilai hafalan. Peserta didik perlu menyusun simulasi dan menjelaskan alasan urutannya.
  4. Menyalin modul kelas IV tanpa penyesuaian. Kelas III dan IV sama-sama Fase B, tetapi kemampuan awal, kedalaman materi, dan kemandirian peserta didik tidak selalu sama.
  5. Menggunakan pengamatan hewan secara tidak aman. Jangan meminta anak menangkap kupu-kupu, memegang berudu sembarangan, atau mengganggu sarang. Gunakan gambar, video, atau pengamatan dari jarak aman.
Independent reader supportYour contribution helps us test, update, and keep practical guides available for everyone.Support on Ko-Fi

Menyesuaikan dokumen dengan kebijakan terbaru

Guru tidak perlu mengganti CP IPAS hanya karena menemukan dokumen kurikulum yang lebih baru. Berdasarkan informasi resmi yang tersedia, perubahan CP melalui Keputusan Kepala BKPDM Nomor 020 Tahun 2026 menyangkut mata pelajaran Agama dan Budi Pekerti; CP IPAS tetap mengacu pada Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025.

Rank #4
Life Cycle Learning Toys for Kids: Life Science Education Kits with Butterfly, Frog, Chicken, Mantis, Bee, Plants - 25 Pieces Animal Figurines Montessori Toys for Children Age 3 4 5 6 7 8+
  • Created for Fun Learning Activities: In life cycle toys set, it perfect to show life cycle of each species based on little figures and guide cards. Vivid figures and guide cards gives simple animal facts and discussion starters to learn while playing. It Help students visually explore the life cycle of Frog, Butterfly, Chicken, Mantis, Bee, Plants.
  • Exploration and Discovery: It's a different surprise for kids, as each new species they unlock easily inspires a strong spirit of discovery. They will explore and discover the wonderful life development of different species.
  • Great for Homeschooling and Classrooms: They are perfect for science classes at home and at school! Realistically detailed animal and plant figure add more fun to white board educate activity. These works will also be especially exciting for all grades up to secondary school.
  • Vivid and Funny: Their learning is even more meaningful when they can see and touch "figures". 31 guide cards showing each stage of the life cycle, sure kids will love pairing them with 25 little models (6 species). Inspire imaginative play and curiosity!
  • It is an ideal educational toys for children over 3 years old and is the best little helper for home/school teaching. An ideal gift for Halloween, Christmas, sock filler, Easter basket or even home/schooling.

Dokumen lama juga mungkin menggunakan istilah Profil Pelajar Pancasila. Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 memperkenalkan istilah Profil Lulusan sebagai penyempurnaan arah kebijakan. Periksa istilah yang digunakan sekolah saat memperbarui modul, tetapi jangan mengubah tujuan IPAS secara tidak perlu.

Sumber resmi

FAQ

Apakah modul ajar siklus hidup hewan harus memakai format resmi tertentu?

Tidak. Guru dapat menggunakan format sendiri atau memodifikasi perangkat ajar yang tersedia. Pastikan tujuan pembelajaran, kegiatan, dan asesmennya saling selaras.

Special offer. See more information about Outbyte and uninstall instructions. Please review EULA and Privacy policy.

Hewan apa yang cocok untuk materi siklus hidup kelas 3?

Ayam, kucing, ikan, kupu-kupu, katak, dan belalang dapat digunakan. Pilih hewan yang dekat dengan pengalaman peserta didik dan memiliki tahapan yang mudah diamati melalui gambar atau video.

Apakah semua hewan mengalami metamorfosis?

Tidak. Metamorfosis adalah perubahan bentuk tertentu selama pertumbuhan. Anak ayam dan anak kucing, misalnya, bentuk dasarnya mirip dengan hewan dewasa meskipun ukurannya berubah.

Apa bentuk asesmen terbaik untuk materi ini?

Gabungkan pertanyaan awal, pengamatan selama kegiatan, dan produk akhir seperti bagan atau roda siklus. Nilai juga kemampuan peserta didik mengurutkan, menjelaskan, dan bekerja sama.

The Bottom Line

Modul ajar IPAS kelas 3 tentang siklus hidup hewan akan lebih selaras dengan Kurikulum Merdeka jika peserta didik mengamati perbedaan pertumbuhan, menyusun tahapan, membuat simulasi sederhana, dan menjelaskan hasilnya. Gunakan format yang praktis, pilih contoh hewan yang dekat dengan anak, dan sesuaikan kegiatan dengan kemampuan awal kelas.

Special offer. See more information about Outbyte and uninstall instructions. Please review EULA and Privacy policy.

Product prices and availability are accurate as of the date/time indicated and are subject to change. Any price and availability information displayed on Amazon at the time of purchase will apply.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Special offer. See more information about Outbyte and uninstall instructions. Please review EULA and Privacy policy.

More from Field Notes

  1. Entry 01Disaster Preparedness for Pets: What to Plan and PackBreeding6 min
  2. Entry 02Holiday Pet Safety Tips: How to Keep Dogs and Cats Safe Through the HolidaysBreeding7 min
  3. Entry 03What to Buy for a New Rescue Dog: A First-Week Essentials GuideBreeding3 min
Recommended PC Tool
Recommended PC Tool
PC Slower Than It Used to Be?Free scan - under a minute
Outdated Drivers Are Slowing You DownFree scan - exact matches

Two free Windows tools

One Free Minute Could Fix That PC

Before you go - each of these free tools takes about a minute and tackles what quietly slows a Windows PC down.

Special offer. View Outbyte info, uninstall instructions, EULA, and Privacy Policy.